Harga BBM Diramal Naik Besok 1 Juli 2024, Ini Bahayanya
Harga BBM Diramal Naik Besok 1 Juli 2024, Ini Bahayanya
Menurutnya, tentu cukup bisa dipahami rencana kenaikan tersebut. Penyebabnya adalah kegagalan pemerintah menjaga stabilitas rupiah di level yang moderat.
Level kurs saat ini sangat tidak bersahabat untuk perekonomian nasional, karena dipastikan akan menggerus kapasitas fiskal Pemerintah. Biaya subsidi BBM akan membengkak, karena sebagian kebutuhan BBM nasional berasal dari impor.
Lebih lanjut, untuk saat ini kata Ronny banyak minusnya jika BBM tersebut naik dilihat dari kacamata ekonomi riil. Inflasi akan terkerek naik, baik karena kenaikan harga barang-barang yang diakibatkan oleh kenaikan komponen biaya transportasi, maupun inflasi akibat kenaikan komponen biaya bahan baku dan bahan penolong yang berbasid impor.
Risiko lanjutannya, disposal income masyarakat semakin tertekan, sehingga tingkat konsumsi rumah tangga diprediksi akan semakin melamah, lalu menekan angka pertumbuhan ekonomi di kuartal dan empat tahun ini.
Daya Beli Masyarakat Turun
Pelemahan daya beli dan pertumbuhan ekonomi ini akan menekan prospek investasi. Investor akan berhitung ulang untuk melakukan investasi baru dan ekspansi usaha prospek penjualannya akan negati akibat buruknya daya beli. Artinya, pertumbuhan akan semakin tertekan karena pelemahan pertumbuhan investasi.
"Mau tak mau, untuk menopang pertumbuhan belanja pemerintah harus digenjot, yang berarti potensi kenaikan utang akan semakin tinggi, yang akan membebani fiskal pemerintah di tahun-tahun selanjutnya akibat membesarnya tagihan dan bunga utang, lalu akan menekan kapasitas berbelanja pemerintah di tahun-tahun mendatang," ujarnya
Dampak Harga BBM ke Ekonomi Apa?
Maka dengan masuknya rencana kenaikan harga BBM ke dalam rencana terdekat pemerintah akan membuat prospek ekonomi nasional semakim suram, terutama bagi kelas menengah ke bawah.
"Dan menurut saya, sebaiknya pemerintah berhitung secara matang soal imbasnya," ujarnya.
Ketimbang mengurangi subsidi BBM, sebaiknya beberapa program yang kurang produktif dibatalkan, misalnya seperti kartu prakerja yang imbasnya sama sekali tak ada. Pengangguran dari gen z ternyata masih sangat tinggi.
"Untuk tahun depan, makan siang gratis juga sebaiknya tak usah dimasukan dulu ke dalam APBN. Pemerintah sebaiknya fokus dulu untuk menstabilkan kondisi makro ekonomi, seperti menstabilkan rupiah, menstimulasi daya beli, dan fokus pada investasi dan perbaikan iklim investasi dengan menurunkan ICOR nasional," pungkasny
Komentar
Posting Komentar